Lab 5.8 WDS DYNAMIC MESH

KONSEP WDS MESH

1. Selanjutnya, kita akan melakukan konfigurasi WDS Mesh, Untuk memulai WDS Mesh, hapus terlebih dahulu konfigurasi WDS Dynamic dan DHCP Lease Server yang sebelumnya digunakan. Setelah itu aktifkan kembali wlan1 pada R1, lalu atur Mode menjadi "ap bridge", gunakan SSID: Mesh-WDS, dan isi Radio Name dengan "mesh-master". Setelah selesai, klik Apply dan OK.



2. Selanjutnya
, buat interface Mesh pada R1 melalui menu Mesh. Lalu tambahkan interface baru dengan nama "mesh-ap", lalu masuk ke pengaturan HWMP dan aktifkan opsi Mesh Portal sebelum menyimpan konfigurasi, setelah itu klik Apply dan OK.



3. Kemudian, setelah Mesh dibuat, buka kembali pengaturan wlan1 dan masuk ke tab WDS. Ubah jenis koneksi menjadi dynamic mesh dan hubungkan ke mesh-ap sebagai interface utama, lalu klik Apply dan OK.


4. Setelah itu tambahkan alamat jaringan pada R1 melalui menu IP, pilih Addresses, lalu memasukkan 10.10.10.1/24, lalu pilih Interface "mesh-ap" sebagai jalur yang digunakan, setelah itu klik Apply dan OK.




5. Selanjutnya agar perangkat lain bisa memperoleh IP secara otomatis, masuk ke menu IP, pilih DHCP Server, lalu pilih DHCP Setup dan pilih mesh-ap sebagai interface yang akan digunakan, jika sudah klik Next atau Enter hingga proses selesai.



6. Selanjutnya berpindah ke R2, aktifkan wlan1, lalu double klik wlan1, setelah itu memilih Mode: ap bridge, menggunakan SSID: Mesh-WDS, dan mengisi Radio Name menjadi mesh-slave. Setelah itu Apply dan OK.


7. Kemudian tambahkan juga Mesh Interface pada R2 melalui menu Mesh, kemudian klik "+", lalu beri nama mesh-slave dan klik Apply OK.


8. Selanjutnya setelah interface tersedia, buka kembali wlan1 pada R2 dan ubah WDS Mode menjadi "dynamic mesh", lalu arahkan koneksinya ke mesh-slave. Simpan setelah konfigurasi selesai dengan klik Apply dan OK.


9. Jika seluruh pengaturan sudah benar, maka port pada menu Mesh akan muncul dengan status D (Dynamic) sebagai tanda bahwa sistem telah membuat koneksi otomatis. 

R2

R1

10.  Setelah itu tambahkan wlan1 ke bagian Ports pada R1 dan R2 agar kedua perangkat saling terhubung. Jika berhasil, status wlan1 akan berubah menjadi RS, yang menunjukkan koneksi WDS Mesh sudah aktif.

R1


R2

11. Dari hasil konfigurasi, terlihat bahwa wlan1 pada R1 dan R2 telah berubah menjadi RS (Running Slave). Status ini menunjukkan bahwa interface sudah aktif dan berhasil terhubung ke interface lain, sehingga menandakan penambahan Ports wlan1 pada kedua router telah berhasil dilakukan.

R1

R2


Sekian penjelasan serta tutorial mengenai konsep WDS DYNAMIC MESH, mohon maaf bila ada penjelasan yang kurang. TERIMAKASIH

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAB 2.1 KONFIGURASI DHCP CLIENT MIKROTIK

Lab 5.1 Point To Point

LAB 1.6 UPDATE PNETLAB